Senin, 21 November 2016

Pelapisan Sosial

Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat dalam Masyarakat

Pelapisan sosial atau stratifikasi sosial (social stratification) adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertikal (bertingkat). Dasar pembentukan pelapisan sosial adalah sebagai berikut :
1. Ukuran kekayaan
2. Ukuran kekuasaan dan wewenang
3. Ukuran kehormatan
4. Ukuran ilmu pengetahuan

Pelapisan sosial dalam masyarakat dibagi menjadi beberapa kelas yaitu :
a. Kelas atas (upper class)
b. Kelas menengah (middle class)
c. Kelas bawah (lower class)

Berikut beberapa contoh pelapisan sosial :
1. Pada masyarakat kota aspek kehidupan pekerjaan, ekonomi, atau social politik lebih banyak system pelapisannya dibandingkan dengan di desa
2. Pada masyarakat desa kesenjangan (gap) antara kelas ekstern dalam piramida sosial tidak terlalu besar
3. Pada masyarakat kota antara kelas ekstern yang kaya dan miskin cukup besar. Di daerah pedesaan tingkatannya hanya kaya dan miskin saja
4. Pada umumnya masyarakat pedesaan cenderung berada pada kelas menengah menurut ukuran desa, sebab orang kaya dan orang miskin sering bergeser ke kota. Kepindahan orang miskin ini disebabkan tidak mempunyai tanah, mencari pekerjaan ke kota atau ikut transmigrasi. Apa yang dibutuhkan dan diinginkan dari golongan miskin ini sering desa tidak mampu mengatasinya.
Kesamaan derajat adalah suatu sifat yang menghubungkan antara manusia dengan lingkungan masyarakat umumnya timbal balik, maksudnya orang sebagai anggota masyarakat memiliki hak dan kewajiban, baik terhadap masyarakat maupun terhadap pemerintah dan negara.
Berikut contoh kesamaan derajat :
Dalam lingkungan Berbangsa dan Bernegara :
1.      Dibentuknya lembaga peradilan untuk menegakkan hukum dan keadilan.
2.      Adanya kebebasan dan pengakuan dalam memperoleh pendidikan, pekerjaan dan penghidupan yang layak.
3.      Pemerintah memberikan hak dan kewajiban yang sama kepada warga negaranya.
Dalam lingkungan Masyarakat :
1.      Aktif dalam musyawarah, kerja bakti dalam masyarakat.
2.      Aktif dalam kegiatan sosial di masyarakat.
Dalam lingkungan Sekolah :
1.      Sekolah memberikan hak dan kewajiban yang sama kepada murid.
2.       Jika ada murid terkena musibah, maka guru dan teman-temanya membantu.
Dalam lingkungan Keluarga :
1.      Orangtua bersikap demokratis.
2.      Orangtua memberikan hak dan kewajiban yang sama kepada anak-anaknya.
3.      Apabila salah satu anggota keluarga membutuhkan bantuan, maka seluruh keluarga berusaha membantu.
Pelapisan sosial dan kesamaan derajat itu saling berkaitan. Jika pelapisan sosial berhubungan dengan pengelompokkan anggota masyarakat pada kelas-kelas tertentu, maka kesamaan derajat adalah yang membuat perbedaan kelas-kelas tersebut memiliki kesamaan derajat yang sama didalam lingkungan pribadi, masyarakat, dan negara.



Source:
https://abiand.wordpress.com/tugas/5-pelapisan-sosial-dan-kesamaan-derajat/

Minggu, 06 November 2016

Pemuda dan Sosialisasi

Pemuda dalam KBBI adalah orang muda laki-laki. Atau menurut istilah pemuda adalah individu berkarakter generasi penerus bangsa yang sedang mengalami perkembangan untuk menciptakan pembangunan baik untuk saat ini maupun dimasa datang. Sosialisasi adalah proses penanaman dan pembelajaran nilai dan aturan serta membentuk kepribadian dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat. Dengan bersosialisasi pemuda dapat mengenal lingkungan sekitar, memahami karakter masing-masing masyarakat, dan mengetahui bagaimana cara hidup dan bagaimana cara berpikir kelompoknya agar dapat berperan dalam kelompok tersebut.
Peran pemuda dalam bersosialisasi dimasyarakat saat ini mengalami penurunan, dulu biasanya setiap ada kegiatan masyarakat seperti kerja bakti, acara-acara keagamaan, dan adat istiadat yang berperan aktif untuk mensukseskan acara tersebut adalah pemuda sekitar. Pemuda jaman sekarang lebih suka dengan kesenangan, selalu bermain-main dan lebih suka peranan di dunia maya daripada di dunia nyata. Lebih aktif di media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Path dan lain-lain, lebih sering main game online dibandingkan dengan ikut suatu organisasi masyarakat, duduk bermusyawarah membahas kemajuan Rt/Rw, Kecamatan, Provinsi bahkan Negara. Sebagai seorang pemuda kita dituntut untuk berperan aktif dalam kegiatan masyarakat. Karena pemuda ialah generasi penerus bangsa yang akan membawa perubahan bagi masyarakat dan negara. Seperti makna dalam Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia. Itu berarti perjuangan pemuda jaman kemerdekaan dulu untuk memerdekakan bangsa Indonesia sangat besar, bagaimana mereka dengan tidak gentar melawan penjajah dengan bersenjata bambu runcing bisa memberikan perubahan untuk Negara Indonesia saat itu. Maka masa reformasi saat ini pemuda diharapkan bisa melanjutkan perjuangan pemuda jaman dulu, bukan dengan senjata, berperang atau semacamnya tapi bisa dengan mengembangkan dan memajukan pendidikan atau memberikan pelatihan untuk mengembangkan potensi yang ada dimasyarakat. Kecanggihan teknologi saat ini harus dimanfaatkan dengan baik jangan sampai hal itu mengurangi rasa sosialisasi dengan lingkungan sekitar. Semoga pemuda-pemuda masa kini bisa memberikan perubahan menuju masyarakat yang lebih baik dan lebih maju, tidak hanya berunjuk rasa dan membuat kerusuhan. Walaupun sebenarnya tidak semua pemuda seperti itu banyak juga pemuda yang bersosialisasi di masyarakat dengan baik.